Arsenal Raih Kemenangan Tipis 1-0 atas Brighton di Premier League


05 Mar 2026/wizdan ulum/berita/78 View

Pertandingan Premier League antara Brighton and Hove Albion melawan Arsenal berlangsung di American Express Stadium pada Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. Tim tamu berhasil mengamankan tiga poin berkat gol tunggal dari Bukayo Saka, sehingga memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi tujuh poin. Kemenangan ini menegaskan performa konsisten Arsenal sepanjang musim, sementara Brighton gagal memanfaatkan peluang di kandang sendiri meski tampil agresif.

 

Jalannya Pertandingan yang Sengit

Laga dimulai dengan tempo tinggi, di mana Arsenal langsung mengambil inisiatif. Gol pembuka tercipta pada menit ke-9 ketika Bukayo Saka menerima umpan dari Jurrien Timber dan melepaskan tendangan akurat yang tak bisa dihalau kiper Brighton, Bart Verbruggen. Setelah itu, Arsenal mengendalikan permainan, sementara Brighton berusaha menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat.

Brighton berusaha membalas dengan meningkatkan tekanan, terutama melalui serangan dari sisi sayap. Tuan rumah sempat menguasai bola lebih lama dan menciptakan beberapa peluang berbahaya, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal menyamakan kedudukan. Sementara itu, lini belakang Arsenal tampil disiplin dan mampu meredam tekanan hingga peluit panjang dibunyikan.

 

BACA JUGA: Chelsea Hancurkan Aston Villa 4-1 di Villa Park lewat Hat Trick Joao Pedro

 

Kontroversi Usai Pertandingan

Pertandingan ini tidak lepas dari perdebatan panas pasca peluit akhir. Pelatih Brighton, Fabian Hürzeler, secara terbuka mengkritik gaya bermain Arsenal yang ia sebut sebagai time-wasting atau pembuangan waktu. Ia menyoroti kiper David Raya yang jatuh beberapa kali tanpa alasan jelas dan menyatakan bahwa hanya satu tim yang benar-benar berusaha bermain sepak bola. Hürzeler bahkan menegaskan bahwa ia tidak akan pernah menang dengan cara seperti itu dan meminta Premier League membuat aturan lebih ketat terhadap taktik semacam ini.

Selain itu, ada insiden potensial penalti untuk Brighton di injury time babak pertama. Brighton menuntut penalti setelah Gabriel Martinelli bertabrakan dengan Mats Wieffer di kotak penalti Arsenal. Wasit Chris Kavanagh tidak memberikan penalti, dan VAR langsung mengkonfirmasi keputusan tersebut karena tidak ada kesalahan jelas dan nyata. Beberapa pengamat serta fans Brighton merasa itu seharusnya menjadi titik putih, sementara Arsenal menganggap keputusan sudah tepat.

Ada juga perdebatan kecil soal build-up gol Saka, di mana beberapa fans Brighton mengklaim ada handball dari Piero Hincapie sebelum gol tercipta, tapi VAR tidak menganggapnya cukup signifikan untuk membatalkan gol. Mikel Arteta merespons kritik Hürzeler dengan santai dan sinis: “What a surprise”. Ia menekankan bahwa keluhan semacam ini sering muncul dan timnya fokus pada performa sendiri, bukan pada kontroversi.

 

Dampak bagi Klasemen dan Prospek Mendatang

Hasil ini membuat Arsenal semakin kokoh di posisi pertama dengan 67 poin dari 30 laga, unggul tujuh poin dari Man CityBrighton tetap berada di peringkat ke-13. Kemenangan Arsenal menjadi modal berharga menjelang jadwal padat, sementara Brighton perlu memperbaiki efektivitas serangan agar bisa naik ke posisi yang lebih tinggi.

 

Arsenal berhasil meraih kemenangan penting dengan skor tipis 1-0 atas Brighton berkat gol sempurna Bukayo Saka di babak pertama. Meski Brighton tampil kompetitif dan menciptakan beberapa peluang berbahaya, solidnya pertahanan serta ketajaman Arsenal di momen krusial menjadi pembeda. Kemenangan ini tidak hanya memperlebar jarak di puncak klasemen, tetapi juga menunjukkan mental juara tim asuhan Mikel Arteta dalam menghadapi tekanan. Arsenal kini berada di jalur yang sangat baik untuk mempertahankan gelar, sementara Brighton harus segera menemukan cara meningkatkan konversi peluang agar tidak tertinggal lebih jauh.