Irak Tekuk UEA 2–1 dan Amankan Tiket Playoff Piala Dunia 2026


19 Nov 2025/wizdan ulum/berita/754 View

Laga Irak vs UEA pada leg kedua playoff kualifikasi Piala Dunia 2026 berlangsung panas di Stadion Internasional Basra. Setelah imbang di pertemuan pertama, duel ini menjadi momen penentuan siapa yang masih memiliki harapan tampil di Piala Dunia.

UEA sempat memberi kejutan ketika Caio Lucas membuka keunggulan melalui penyelesaian klinis setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Irak. Gol ini membuat para pendukung Irak terdiam sejenak, mengingat mereka membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos.

Tekanan justru membuat Irak tampil semakin agresif. Mereka akhirnya membalas lewat sundulan Mohanad Ali, yang memanfaatkan bola mati hasil kiriman Amir Al-Ammari. Gol ini tidak hanya menyamakan skor, tetapi juga mengembalikan momentum permainan ke pihak tuan rumah.

Atmosfer stadion semakin memanas saat Irak terus menekan, sementara UEA mencoba bertahan dengan disiplin tinggi. Namun, tekanan tanpa henti ini pada akhirnya membuahkan hasil.

 

Drama terjadi di masa tambahan waktu. Wasit menunjuk titik putih setelah VAR menunjukkan adanya handball di dalam kotak penalti. Keputusan itu memicu sorakan luar biasa dari tribune Basra.

Amir Al-Ammari, yang tampil menonjol sepanjang laga, maju sebagai eksekutor. Dengan keyakinan penuh, ia mengarahkan bola ke sudut yang sulit dijangkau kiper. Gol ini menjadi penentu kemenangan Irak sekaligus memastikan agregat akhir berpihak pada mereka.

 

BACA JUGA: Spanyol Ditahan Turki 2–2 Namun Tetap Mengamankan Tiket Piala Dunia 2026

 

Kemenangan 2–1 ini bukan sekadar hasil pertandingan. Ini adalah pembuktian karakter, mentalitas kuat, serta ketahanan Irak dalam situasi genting. Lolos ke playoff antarbenua memberi mereka peluang besar untuk merebut satu dari slot terakhir menuju Piala Dunia 2026.

Sementara itu, UEA harus kembali mengevaluasi performa mereka, terutama dalam menjaga konsistensi pada momen-momen krusial. Meski tampil kompetitif, inkonsistensi di babak kedua menjadi faktor yang membuat mereka gagal melangkah lebih jauh.

 

Dengan modal kemenangan dramatis ini, Irak membawa kepercayaan diri tinggi menghadapi lawan dari konfederasi lain pada babak playoff selanjutnya. Tim asuhan pelatih mereka menunjukkan bahwa dalam tekanan besar, mereka mampu menemukan solusi dan tetap tenang.

Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa peluang menuju Piala Dunia tidak selalu ditentukan oleh dominasi permainan, tetapi oleh kemampuan untuk tetap tajam hingga detik terakhir.