Mengapa Sulit Move On dari Mantan yang Toxic? Ini Penjelasan Psikologisnya


19 Mei 2025/ambar arum putri hapsari/Informasi/694 View

Sulit move on dari mantan toxic? Pernahkah Anda berjanji untuk tidak kembali ke mantan yang menyakiti, tetapi akhirnya mengulangi kesalahan yang sama? Ternyata, hal ini bukan sekadar masalah emosional belaka.

Menurut penelitian psikologi, otak manusia cenderung mencari kenyamanan dalam hal yang familiar, meskipun hal tersebut berdampak buruk. Mantan yang sudah dikenal lama dianggap sebagai "zona nyaman", sekalipun hubungan tersebut penuh dengan konflik.

"Kembali ke mantan toxic ibarat mengulang ujian yang sudah pernah gagal—hasilnya akan sama, hanya lebih melelahkan."

3 Faktor Psikologis yang Memengaruhi Keputusan Kembali ke Mantan

  • Efek Dopamin dan Ketergantungan Emosional
    Hubungan toxic seringkali menciptakan rollercoaster emosi yang memicu pelepasan dopamin. Ketika hubungan berakhir, otak merindukan "sensasi" tersebut, membuat seseorang sulit move on.
  • Cognitive Dissonance: Membenarkan yang Salah
    Psikologi kognitif menjelaskan bahwa manusia cenderung membenarkan pilihan buruk untuk mengurangi ketidaknyamanan mental. Misalnya: "Dia mungkin berubah…" atau "Aku pasti bisa memperbaikinya."
  • Fear of Being Alone (Autophobia)
    Rasa takut kesepian seringkali membuat seseorang memilih kembali ke hubungan yang tidak sehat daripada menghadapi ketidakpastian.

3. Strategi Efektif untuk Memutus Siklus Toxic

  • Batasan Digital: Blokir, Bukan Hanya Unfollow
    Studi menunjukkan bahwa paparan konten mantan di media sosial memperlambat proses pemulihan. Solusinya? Blokir sepenuhnya untuk menghindari godaan.
  • Teknik "List of Reasons": Ingat Kembali Dampak Negatifnya
    Buat daftar alasan mengapa hubungan tersebut berakhir. Setiap kali muncul keinginan untuk kembali, baca kembali daftar ini sebagai pengingat.

Alihkan Fokus ke Pengembangan Diri

Isi waktu dengan aktivitas produktif seperti:

  • Mengikuti pelatihan atau kursus baru
  • Menekuni hobi yang tertunda
  • Memperluas jejaring sosial positif

Kesimpulan: Move On adalah Investasi untuk Masa Depan
Kembali ke mantan toxic hanya akan menghambat pertumbuhan pribadi dan profesional. Dengan memahami dasar psikologis di balik kecenderungan ini, Anda dapat mengambil langkah konkret untuk memutus siklus tidak sehat dan membangun hubungan yang lebih baik di masa depan.