Prabowo Lantik 25 Pejabat & 10 Dubes dalam Upacara Khidmat di Istana


09 Okt 2025/wizdan ulum/berita/306 View

Presiden Prabowo Subianto baru saja menyelenggarakan pelantikan besar-besaran terhadap pejabat negara dan diplomat, yang digelar di Istana Negara, Jakarta. Upacara ini berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momen penting dalam konsolidasi struktur pemerintahan di periode 2024–2029.


Pelantikan ini mencakup beragam posisi strategis, mulai dari wakil menteri, gubernur dan wakil gubernur, kepala badan, dewan komisioner lembaga negara, hingga duta besar untuk negara sahabat. Setiap pengangkatan ditunjuk melalui berbagai Keputusan Presiden (Keppres) sesuai jabatan masing-masing. 

 

Prosesi Sumpah & Penegasan Komitmen

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan bagi para pejabat yang dilantik. Ia meminta agar mereka:

  • Setia kepada UUD 1945
     
  • Menjalankan peraturan perundang-undangan selurus-lurusnya
     
  • Menjunjung tinggi etika jabatan
     
  • Bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan ucapan selamat dari Presiden, Wakil Presiden, serta tamu undangan.

 

Daftar Pejabat & Dubes yang Dilantik

Berikut beberapa pejabat kunci dan duta besar yang resmi dilantik:

Wakil Menteri

  • Akhmad Wiyagus sebagai Wamendagri
     
  • Benyamin Paulus Octavianus sebagai Wamenkes 
     

Gubernur & Wakil Gubernur Papua (2025-2030)

  • Matius Fakhiri sebagai Gubernur
     
  • Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen sebagai Wakil Gubernur
     

Badan Pengaturan BUMN

  • Dony Oskaria (Kepala)
     
  • Aminudin Ma’ruf & Tedi Bharata (Wakil Kepala)
     

Dewan Komisioner LPS

  • Anggito Abimanyu (Ketua merangkap anggota)
     
  • Farid Azhar Nasution (Wakil Ketua merangkap anggota)
     
  • Anggota lain: Doddy Zulverdi, Ferdinan Dwikaroja Purba, Suminto, Aida S. Budiman
     

Komite Eksekutif Otonomi Khusus Papua

  • Velix Vernando Wanggai (Ketua)
     
  • Anggota: John Wempi Wetipo, Ignatius Yogo Triyono, Paulus Waterpauw, Ribka Haluk, Ali Hamdan Bogra, Gracia Josaphat Jobel Mambrasar, Yani, John Gluba Gepze, Johnson Estrella Sihasale
     

Asisten Khusus Presiden

  • Dirgayuza Setiawan (bidang Komunikasi & Analisa Kebijakan)
     
  • Agung Gumilar Saputra (bidang Analisa Data Strategis)

     

Duta Besar Luar Biasa & Wakil Dubes RI

Dalam rangka memperkuat diplomasi, Presiden Prabowo juga melantik 10 Dubes LBBP dan 1 Wakil Dubes RI.

Beberapa nama di antaranya:

  • Lukman Hakim Siregar untuk Suriah
     
  • Adam Mulawarman Tugio untuk Vietnam
     
  • Andy Rachmianto untuk Belgia / Uni Eropa
     
  • Kuncoro Giri Waseso untuk Mesir
     
  • Hotmangaradja Pandjaitan untuk Singapura
     
  • Laurentius Amrih Jinangkung untuk Belanda
     
  • Listyowati untuk Bangladesh / Nepal
     
  • Berlian Helmy untuk Azerbaijan
     
  • Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo untuk Malaysia
     
  • Irene sebagai Wakil Dubes RI untuk Beijing 
     

Pelantikan ini menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo ingin memperkuat struktur kabinet dan diplomasi secara simultan. Penunjukan sejumlah pejabat baru di berbagai bidang mencerminkan keinginan untuk memperkuat sinergi pemerintahan pusat, daerah, dan diplomasi luar negeri.
 

Penambahan posisi wakil menteri di Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan juga dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pengelolaan daerah dan pelayanan kesehatan nasional.

Penempatan para diplomat baru menunjukkan bahwa Indonesia berupaya memperkuat posisinya di arena internasional melalui pembaruan personel diplomatik di berbagai negara.

Secara keseluruhan, pelantikan kemarin menjadi momentum penting dalam pembenahan birokrasi dan penyegaran struktur pemerintahan agar lebih responsif terhadap tantangan nasional dan global.